Breaking News
18:11
Advertisement

Pastikan Tradisi Adu Kerbau di Tondon Berjalan Tertib, Kepolisian Toraja Utara Turunkan Pengamanan

IMG 20261003 WA0011
Bagikan
Lihat Tersimpan

TORAJA UTARA – Tradisi ma’pasilaga tedong atau adu kerbau pada kegiatan adat Rambu Solo’ mendiang Almh. Sarah Siapa’ Allosugi’ (Sindo’ Nene’ Ori) di Lembang Tondon Kecamatan Tondon, Kabupaten Toraja Utara, menjadi pusat tontonan ratusan warga, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan yang menghadirkan ratusan warga ini menjadi perhatian Polsek Tondon Nanggala Polres Toraja Utara untuk melakukan pengawasan dengan menurunkan personel pengamanan yang dipimpin langsung Kapolsek IPTU Agustinus Lallo, demi menjaga proses kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan aman.

Kasi Humas Polres Toraja Utara AKP Sette Marrung, yang dikonfirmasi, mengatakan pengamanan yang digelar merupakan salah satu bagian dari pelayanan Kepolisian terkhusus Polres Toraja Utara dalam mendukung pelestarian budaya untuk kelancaran gelaran tradisi adat Masyarakat.

“Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri dalam mendukung kelancaran tradisi dan kegiatan adat Masyarakat setempat. Kami berkomitmen untuk selalu hadir mengawal setiap kegiatan Masyarakat,” ungkap AKP Sette.

Selain melakukan pengamanan, petugas Kepolisian juga melakukan pengawasan secara ketat sebagai langkah antisipasi terjadinya praktek perjudian disekitar lokasi. Spanduk larangan keras melakukan praktek perjudian juga terpasang di lokasi Adu Kerbau.

AKP Sette juga menegaskan bahwa segala bentuk perjudian dilarang dan meminta Masyarakat untuk tidak menodai nilai-nilai luhur tradisi budaya Toraja dengan tindakan yang melanggar hukum.

Tradisi ma’pasilaga tedong menampilkan kerbau milik keluarga yang nantinya akan dikorbankan dalam prosesi Rambu Solo’. Selain menjadi bagian dari penghormatan terakhir kepada leluhur, kegiatan tersebut juga menjadi sarana silaturahmi dan hiburan bagi Masyarakat.

Selain itu AKP Sette juga menjelaskan jika kegiatan adu kerbau tersebut dilaksanakan selama 2 hari.

“Rangkaian upacara adat Rambu Solo Adu Kerbau dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni mulai 02 Oktober hingga hari 03 Oktober 2026,” beber AKP Sette.

Untuk itu, melalui AKP Sette, Polres Toraja Utara mengapresiasi kerja sama semua pihak dan berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib dan lancar hingga selesai.

 

Penulis

admin@padatindonews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *